Keberadaan Rusa Akibat Pemburuan Liar

Pemburuan Liar Senapan Angin – Rusa adalah hewan yang mempunyai daya adaptasi yang sangatlah tinggi pada lingkungan. Sekarang ini didapati tidak kurang dari 16 genus, 38 spesies, serta 189 sub spesies rusa menyebar di semua dunia, dari mulai daerah beriklim dingin di daratan Eropa sampai ke daerah sub-tropis serta tropis di daratan Asia.

senapan angin

Jenis rusa asli Indonesia terdiri dalam muntjak, rusa bawean, rusa sambar serta rusa timor. Sama dengan Ketentuan Pemerintah (PP) Nomer 7 Tahun 1999 mengenai Pengawetan Tipe Tumbuhan serta Satwa Liar, rusa timor (Cervus timorensis) dikategorikan menjadi satu diantaranya satwa liar Indonesia yang berstatus dilindungi. Dikarenakan banyak penduduk memburunya dengan menggunakan senapan angin yang dapat juga melukai atau bahkan membunuh satwa tersebut.

Beberapa sumber mengatakan rusa timor datang dari Jawa, Kepulauan Sunda Kecil serta Malaka, akan tetapi menurut kelompok pakar yang lain mengatakan rusa timor cuma datang dari Jawa serta Bali. Dalam perubahannya, rusa timor menebar luas sampai ke sisi timur lokasi Indonesia bersamaan dengan perpindahan manusia.

Badan rusa timor memiliki ukuran kecil dengan berat tubuh rusa dewasa sampai 60 -100 kg. Deskripsi fisik rusa ini diantaranya memiliki tungkai pendek, ekor panjang, dahi cekung, gigi seri relatif semakin besar, serta rambut berwarna coklat kekuning-kuningan.

Berat tubuh rusa betina bisa sampai 100 kg. Tinggi pundak rusa betina dewasa sampai 100 cm, sedang pada jantan sampai 110 cm. Panjang tubuh dengan kepala kurang lebih 120 – 130 cm, panjang ekor 10 – 30 cm. Jantan dewasa mempunyai sundul atau ranggah yang bercabang tiga dengan ujung-ujungnya yang runcing, kasar serta beralur memanjang dari pangkal sampai ke ujung ranggah. Panjang ranggah rata-rata 80 – 90 cm, tetapi ada pula yang sampai 111,5 cm.

Berdasar pada kelompok daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN Red list), semenjak tahun 2008 rusa timor termasuk juga kelompok rawan (vulnerable). Awal mulanya pada tahun 1996 rusa timor berstatus resiko rendah (lower risk). Pergantian status ini dikarenakan keseluruhan populasi asli rusa timor di daerah penyebaran aslinya diprediksikan kurang dari 10.000 individu dewasa. Prediksi penurunan minimal 10% saat tiga generasi menjadi karena hilangnya habitat serta perburuan (IUCN, 2015). aarontelitz.com

Rusa ini dicari untuk pemenuhan pangan serta kesenangan buat manusia (Jacoeb serta Wiryosuhanto, 1994). Salah satunya usaha untuk mengawasi kehadiran rusa timor yakni dengan lakukan penangkaran untuk menghadapi kepunahan rusa. senapan angin

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *