Apa mainan terbaik untuk si kecil menurut Mama? Berikut ini adalah beberapa komentar mama di beberapa kota mengenai mainan untuk si kecil.

NUR WIDAYANTI (27), mama dari Nayla Khalisa Putri A (2,5) “Ketika anak saya berumur 2 tahun, saya banyak memberinya buku cerita, agar mampu mengembangkan daya imajinasinya. Selain itu, mainan favorit anak saya adalah lego karena dia bisa belajar menyusun kotak-kotak menjadi berbagai macam bentuk.” Komentar Pakar: “Buku cerita tidak hanya memperkaya imajinasi, tapi juga menambah perbendaharaan kata. Demikian pula dengan lego dapat mengembangkan imajinasi sekaligus menstimulasi keterampilan motorik halus. Selain itu juga melatih ketekunan dan kesabaran, karena untuk menciptakan satu bentuk dibutuhkan waktu. Mintalah anak untuk selalu menyelesaikan kreasinya, sehingga anak terlatih mengerjakan sesuatu sampai tuntas. Bila selesai, ingatlah untuk memberikan pujian.”

INDRI WIDAYANTI mama dari Azhar Khairul Amirin (2,2) “Permainan yang paling baik adalah lego karena melatih imajinasi, bahasa, motorik halus dan konsentrasi, kesabaran, dan sosial emosinya. Kedua, bersepeda karena melatih konsentrasi, koordinasi otak dan tangan-kaki serta penglihatan, bagus untuk motorik kasar” Komentar Pakar: “Bermain lego memang dapat mengembangkan imajinasi anak karena dapat membentuk beraneka benda dengan lego. Selain juga, menstimulasi keterampilan motorik halus. Sebaiknya, Mama juga secara rutin memberikan tantangan untuk menciptakan bentuk-bentuk yang lain sehingga imajinasi anak semakin terstimulasi. Sedangkan bermain sepeda, dapat menstimulasi keterampilan motorik kasar anak, sekaligus melatih koordinasi tangan dan kaki serta melatih konsentrasi.”

Bermain bersama anak memang sangat menyenangkan dan hal itulah yang akan membuat orangtua akan merindukan ketika anak masih kecil. Karena lambat laun waktu berlalu anak tumbuh dan berkembang menjadi dewasa. Sudah tidak ada mainan dan main bersama lagi dengan orangtua. Apalagi ketika sudah masuk bangku kuliah. Berbagai tugas kuliah yang menyita banyak waktu menjadikan orangtua dan anak menjadi berjarak.

Sebelum masuk perguruan tinggi orangtua harus menyiapkan anak untuk melalui tes masuk universitas. Lembaga pelatihan tes masuk universitas manca negara adalah pilihan tepat bagi orangtua. Agar anak mendapatkan bekal dalam menjalani tes masuk universitas ternama.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *