Tips Budidaya Ikan Bandeng yang Mudah

Ikan Bandeng merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang cukup digemari oleh masyarakat Indonesia. Ada beberapa faktor yang menjadi kelebihan ikan jenis ini. Mulai dari tekstur dagingnya yang lembut hingga cita rasanya yang lezat. Namun, tingginya minat konsumen terhadap jenis ikan bandeng masih belum diimbangi oleh produksi pembudidayaan yang tinggi.

Oleh karena itu, berikut beberapa tips budidaya ikan bandeng, untuk menaikkan produktifitas hasil panen.

1.Persiapan Kolam / Tambak Ikan Bandeng

Berikut beberapa persiapan yang harus dilakukan pada kolam/tambak ikan bandeng sebelum digunakan :

Mengangkat endapan lumpur pada kolam / tambak ikan bandeng yang tersisa.

Endapan lumpur sisa-sisa budidaya ikan bandeng periode sebelumnya biasanya terkumpul di tengah kolam atau dekat dengan saluran pengeluaran (pintu air).

Melakukan pengapuran pada tambak ikan Bandeng untuk menaikkan pH tanah.

Pengapuran ini menggunakan kapur pertanian (CaCO3) fungsinya untuk menaikkan pH tanah, mempercepat proses penguraian bahan organik, dan pengendalian hama penyakit.

Melakukan pemupukan untuk peningkatan pakan alami ikan bandeng

Pemberian pupuk kandang yang telah difermentasi akan berguna membantu pertumbuhan phytoplankton yang dijadikan sebagai pakan alami ikan bandeng.

2.Pemilihan dan penebaran benih ikan bandeng

Dalam pemilihan bibit ikan bandeng, ukuran benih yang siap dipelihara di kolam pembesaran adalah 3 – 5 gram/ekor. Waktu penebaran benih ikan yang ideal adalah pada pukul 05.00 sampai pukul 07.30 atau sore hari antara pukul 16.00 – 18.00. Selain itu, perlu juga dilakukan aklimatisasi. Aklimatisasi adalah proses penyesuaian antara benih ikan dengan lingkungan kolam pembesaran. Aklimatisasi ini dilakukan agar benih ikan tidak shock dan stress.

3.Perawatan ikan bandeng dalam kolam pembesaran.

Berikut beberapa perawatan di kolam pembesaran yang perlu diperhatikan :

Pemberian pakan dan probiotik ikan bandeng.

Pemberian pakan hendaknya dilakukan 2 kali sehari, pagi dan sore. Dengan perkiraan pemberian pakan kira-kira 5% dari berat total tubuh ikan. Untuk meningkatkan kecernaan dan kualitas pakan buatan dapat ditambahkan Suplemen Organik Cair GDM 10 ml/kilogram pakan.

Memonitoring pertumbuhan ikan bandeng.

Monitoring pertumbuhan dilakukan secara periodik untuk mengetahui pertumbuhan ikan secara individu, populasi dan biomas. Respon terhadap pakan dan kesehatan ikan juga dimonitor. Data yang terkumpul selanjutnya digunakan untuk menentukan jumlah pakan, tingkat kesehatan dan penanggulangannya serta kapan waktu panen.

Pengaturan air.

Selama periode pemeliharaan, kondisi air yang perlu diperhatikan adalah menjaga kedalaman air dan menjaga kualitas air agar ikan dapat tumbuh dengan optimal.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *